Manusia mendapatkan balasan setimpal sesuai apa yang dia beri. Bekerja lebih, niscaya mendapatkan penghargaan lebih.Elbert Hubbard (1856-1915), Penulis AS

cv.ppt

m-powerpoint file : CV

chineseproverb_1.pps

u must read this.. suatu media sederhana tetapi dengan materi yang sangat bermanfaat… Download by klik this icon.

Adakah yang akan mendoakan kita?

——————————–

Seorang pengusaha sukses jatuh di kamar mandi dan akhirnya stroke, sudah 7 malam dirawat di RS di ruang ICU. Disaat orang-orang terlelap dalam mimpi malam,  dalam dunia Roh seorang Malaikat menghampiri si pengusaha yang terbaring tak  berdaya.

Malaikat memulai pembicaraan, “kalau dalam waktu 24 jam ada 50 orang berdoa buat kesembuhanmu, maka kau akan hidup dan sebaliknya jika dalam 24 jam jumlah  yang aku tetapkan belum terpenuhi, itu artinya kau akan meninggal dunia!

“Kalau hanya mencari 50 orang, itu mah gampang .. . ” kata si pengusaha ini dengan yakinnya.

Setelah itu Malaikat pun pergi dan berjanji akan datang 1 jam sebelum batas waktu yang sudah disepakati.

Tepat pukul 23:00, Malaikat kembali merngunjunginya; dengan antusiasnya si pengusaha bertanya, “apakah besok pagi aku sudah pulih? pastilah banyak yang  berdoa buat aku, jumlah karyawan yang aku punya lebih dari 2000 orang, jadi  kalau hanya mencari 50 orang yang berdoa pasti bukan persoalan yang sulit”.

Dengan lembut si Malaikat berkata, “anakku, aku sudah berkeliling mencari suara hati yang berdoa buatmu tapi sampai saat ini baru 3 orang yang berdoa buatmu, sementara waktu mu tinggal 60 menit lagi, rasanya mustahil kalau dalam  waktu dekat ini ada 50 orang yang berdoa buat kesembuhanmu”.

Tampa menunggu reaksi dari si pengusaha, si Malaikat menunjukkan layar besar  berupa TV siapa 3 orang yang berdoa buat kesembuhannya. Di layar itu terlihat  wajah duka dari sang istri, di sebelahnya ada 2 orang anak kecil, putra putrinya  yang berdoa dengan khusuk dan tampak ada tetesan air mata di pipi mereka”.

Kata Malaikat, “aku akan memberitahukanmu, kenapa Tuhan rindu memberikanmu kesempatan kedua? itu karena doa istrimu yang tidak putus-putus berharap akan  kesembuhanmu”

Kembali terlihat dimana si istri sedang berdoa jam 2:00 subuh, ” Tuhan, aku tau kalau selama hidupnya suamiku bukanlah suami atau ayah yang baik! Aku tau  dia sudah mengkhianati pernikahan kami, aku tau dia tidak jujur dalam bisnisnya, aku tau kalau dia sering mabuk-mabukan dan kalaupun dia memberikan sumbangan, itu hanya untuk popularitas diri saja untuk  menutupi perbuatannya yang tidak benar dihadapanMu, tapi Tuhan, tolong pandang anak-anak yang telah Engkau titipkan pada kami, mereka masih membutuhkan seorang  ayah dan hamba tidak mampu membesarkan mereka seorang diri.” dan setelah itu istrinya berhenti berkata-kata tapi air matanya semakin deras mengalir di pipinya yang kelihatan kurus karena kurang istirahat”.

Melihat peristiwa itu, tampa terasa, air mata mengalir di pipi pengusaha ini  . . . timbul penyesalan bahwa selama ini dia bukanlah suami yang baik dan bukanlah ayah yang menjadi contoh bagi anak-anaknya, dan malam ini dia baru menyadari betapa  besar cinta istri dan anak-anak padanya.

Waktu terus bergulir, waktu yang dia miliki hanya 10 menit lagi, melihat waktu yang makin sempit semakin menangislah si pengusaha ini, penyesalan yang  luar biasa tapi waktunya sudah terlambat tidak mungkin dalam waktu 10 menit ada yang berdoa 47 orang!

Dengan setengah bergumam dia bertanya, “apakah diantara karyawanku, kerabatku, teman bisnisku, teman organisasiku tidak ada yang berdoa buatku?”

Jawab si Malaikat, “ada beberapa yang berdoa buatmu tapi mereka tidak tulus, bahkan ada yang mensyukuri penyakit yang kau derita saat ini, itu semua karena  selama ini kamu arogan, egois dan bukanlah atasan yang baik, bahkan kau tega memecat karyawan yang tidak bersalah”.

Si pengusaha tertunduk lemah, dan pasrah kalau malam ini adalah malam yang terakhir buat dia, tapi dia minta waktu sesaat untuk melihat anak dan si istri yang setia menjaganya sepanjang malam.

Air matanya tambah deras, ketika melihat anaknya yang sulung tertidur di kursi rumah sakit dan si istri yang kelihatan lelah juga tertidur di kursi sambil memangku si bungsu.

Ketika waktu menunjukkan pukul 24:00, tiba-tiba si Malaikat berkata, “anakku, Tuhan melihat air matamu dan penyesalanmu! kau tidak jadi meninggal, karena  ada 47 orang yang berdoa buatmu tepat jam 24:00″.

Dengan terheran-heran dan tidak percaya,si pengusaha bertanya siapakah yang 47 orang itu. Sambil tersenyum si Malaikat menunjukkan suatu tempat yang pernah  dia kunjungi bulan lalu.

Bukankah itu Panti Asuhan? kata si pengusaha pelan.

Benar anakku, kau pernah memberi bantuan bagi mereka beberapa bulan yang lalu, walau aku tau tujuanmu saat itu hanya untuk mencari popularitas saja dan untuk menarik perhatian pemerintah dan investor luar negeri.

Tadi pagi, salah seorang anak panti asuhan tersebut membaca di koran kalau seorang pengusaha terkena stroke dan sudah 7 hari di ICU, setelah melihat gambar di koran dan yakin kalau pria yang sedang koma adalah kamu, pria yang pernah menolong mereka dan akhirnya anak-anak panti asuhan sepakat berdoa buat kesembuhanmu.

Doa sangat besar kuasanya, tak jarang kita malas, tidak punya waktu, tidak terbeban untuk berdoa bagi orang lain.

Ketika kita mengingat seorang sahabat lama / keluarga, kita pikir itu hanya kebetulan saja padahal seharusnya kita berdoa bagi dia, mungkin saja pada saat kita mengingatnya dia dalam keadaan butuh dukungan doa dari orang-orang yang  mengasihi dia.

Disaat kita berdoa bagi orang lain, kita akan mendapatkan kekuatan baru dan kita bisa melihat kemuliaan Tuhan dari peristiwa yang terjadi.

Ingat Yakobus 5 : 16 Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.


note untuk Cerita  - Harapan
Seorang wanita bernama Frances berkenalan dengan seorang pemudi
bernama Debbie di gereja. Debbie selalu kelihatan gembira dan senang,
meskipun Frances mengetahui bahwa Debbie menghadapi banyak masalah di
kehidupannya. Perkawinan yang lama ditunggunya secara cepat menjadi sebuah
perceraian.

Dia harus berjuang sendiri dalam kehidupannya. Dia tidak
memilihnya, tetapi dia memutuskan bahwa dia harus hidup menikmati
sepenuhnya.
Debbie aktif di sekolah minggu, dalam paduan suara dan sebagai pemimpin di
kelompok gadis-gadis remaja di gerejanya. Frances sangat senang mengenal
Debbie. Wajah Debbie selalu kelihatan gembira dan dia selalu menyapa
Frances dengan pelukan.

Suatu hari Frances bertanya kepada Debbie, "Bagaimana kamu selalu
gembira, selalu memiliki energi dan tidak pernah patah semangat ?"

Dengan mata bersinar, Debbie berkata," Saya mengetahui rahasianya!"

"Apa rahasia itu?"

"Apa yang kamu bicarakan ? " tanya Frances.

Debbie menjawab, "Saya akan mengatakannya padamu semuanya, tetapi
kamu harus berjanji untuk membagikannya kepada yang lainnya.."

Frances setuju, "Ok, sekarang apakah itu ?"

Rahasianya adalah : "Saya telah belajar bahwa hanya sedikit yang
dapat saya kerjakan dalam hidup saya yang akan membuat hidupku menjadi
bahagia. Saya harus bergantung pada Allah untuk membuat hidupku bahagia
dan memenuhi kehidupanku. Ketika kebutuhan meningkat dalam kehidupanku,
Saya harus percaya kepada Allah, bahwa Dia sanggup memenuhi menurut
kekayaanNya.
Saya telah belajar banyak bahwa saya tidak membutuhkan setengah dari yang
saya pikirkan. Dia tidak pernah membuat saya terjatuh. Sejak saya belajar
rahasia itu saya menjadi bahagia. "

Frances berpikir bahwa itu sangat sederhana. Tetapi ketika dia
bercermin dalam hidupnya, saat dia berpikir dengan memiliki rumah yang
besar akan bahagia, ternyata tidak. Saat dia berpikir memiliki gaji yang
besar akan membuatnya bahagia, ternyata juga tidak. Kapan dia merasakan
kebahagiaan itu? Yaitu saat duduk di lantai bersama cucunya , menikmati
pizza sambil menonton film, merupakan hadiah dari Allah.

Debbie mengetahui rahasia itu, Frances telah belajar rahasia itu,
dan anda sekarang mengetahuinya juga. Kita tidak dapat bergantung pada
orang untuk membuat kita bahagia - hanya Allah dalam segala hikmatnya.
Percaya padaNya. Dan sekarang saya memberikan rahasia itu kepada anda.

Maka anda sudah mengetahuinya, apa langkah selanjutnya?

 “Salah satu alasan terbesar kegagalan seseorang adalah hilangnya fokus dalam usaha atau pekerjaanya.”

my-girl.jpg

You’re – My Life

Monday, June 25th, 2007

As the time goes by, killed by hours of waiting,
The hope in last tears is revived.
When I chose to give in, I was so mistaken -
Couldn’t see that one reason to fight.
Then you’ve opened my eyes to the truth.
Please, forgive me for all times I lied
To myself… All I need now is you.

Just the rain reminds me of latter tears.
I close my eyes and dream again.
A breath of wind… I feel you here,
You’re life, still flowing in my veins,
And in each tear – each drop of rain -
I see your face… can’t live without you.

You’re every tear in my eyes,
Leave everything but you behind,
I’m locking all; I’m turning back
For the last time,
For you’re – my life.

Come to my dreams and stop the time,
Let know you’re here, my angel, fallen.
You’ve broken your wings – I’d give you mine,
And give you hope, from you once stolen.
You’re more than precious memories,
You’re my twin soul – your heart I’ll treasure.

And every time I look at the dawn,
Far at the horizon see your eyes.
You’re miles away, you’re there alone -
Your heart’s with me – I’m still alive.
I can’t pretend, I won’t even try
To escape from this love and to lie to both us…

You’re every tear in my eyes,
Leave everything but you behind,
I’m locking all; I’m turning back
For the last time,
For you’re – my life.

me-niar-juni-2007-crop-3.jpg

The One In A Million

Thursday, July 12th, 2007

I met you when I was half-way to nowhere;
I followed my heart, and I was not mistaken -
Each time I fell, you made me rise,
And you did guide me,
As my eyes were blind.
You were the shield for me, forsaken,
The only one to care.
And I would give a world to
Have lived through all that twice.

You opened my heart to true love,
So genuine, not known before;
Unlocked it and set me free,
Accepting that I was just me,
Impersoning that perfect guise
Of the one I’d been searching for
All my life… You’re the one in a million…

Your heart is the candle of my hope,
So let it be the cradle of my love…
And only in your arms
It would feel like home.
Forgive me for the words
That weren’t said on time,
For having lied to you,
When I did only lie… to myself.
And all: your tears on my pillow,
Your nightmares that I have
Like they are mine,
Your burden on my shoulders
Hurt more as love is growing older,
But for this all, I’d never see the light.

me-niar-juni-2007.jpg

Friday, August 17th, 2007

I’v tried and tried
but cant comply
I ask the world
why oh why
but I never get
a damn reply
the world is cruel
I’m a fucking tool
it treats me like
a god damn mule
for which I work
and get no pay
not even time
to go out and play
like a slave
every day
but with you here
I have no fear
if I lost
you my dear
I’d shed more
than just one tear
when I talk to you
the world seems clear
I met you through
a fellow peer
but I’d seen you round
and my heart got wound
it skipped a beat
when your voice made a sound
now I have wrote this
I didnt try to coat this
you know how I feel
and my feelings are real
I’m hooked on a line
attached to your reel
I tried to get free
but then I realized
how great I’d feel
if you were mine
to the end of time
lets start a new trend
and let me be more
than just your friend
without it coming
to an end

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.